Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Spiritual growth

Perisai iman, Ketopong Keselamatan, dan Pedang Roh

“Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah” Efesus 6:16-17 Hari ini kita akan melanjutkan pembahasan firman megenai perlengkapan senjata Allah, dan ada 3 hal yang akan kita bahas: perisai iman, ketopong keselamatan, dan pedang Roh. Ketiga hal ini juga sama pentingnya untuk pertahanan dan juga perlawanan kita kepada Iblis. Ingat bahwa Paulus meminta kita untuk mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah, tidak hanya sebagian (ay.11). Ide dan sumber inspirasi artikel ini diambil dari buku The Invisible War: What Every Believer Needs to Know About Satan, Demons& Spiritual Warfare oleh Chip Ingram . Perisai Iman Perisai yang dipakai oleh tentara Romawi jaman itu bukan perisai berbentuk bulat dan kecil, tetapi perisai besar yang mungkin setinggi dada orang dewasa dan bisa dikaitkan sisinya ke perisai yang lain sehingga m...

Arti Memuliakan Tuhan

Mengenal Allah Pakai Cara-Nya Minggu ini kita akan merenungkan dari satu ayat Roma 1:21 yang berbicara tentang kebiasaan orang- orang Kristen yang mengenal Allah tetapi memiliki gaya hidup salah. Ayatnya berbunyi, Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia- sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.  Paulus menulis tentang 4 kebiasaan orang- orang yang tidak mau mengakui Allah sebagai Allah, dengan kata lain, mereka tidak mau mengenal Allah dengan cara-Nya. Mereka hanya tahu Tuhan sebatas pengetahuan saja. Kebiasaan negatif mereka bisa dirubah jadi prinsip positif yang dapat membantu kita berjalan bersama dengan Tuhan: Memuliakan Allah Mengucap syukur kepada-Nya Kuasa pikiran Hati nurani yang bersih Di dalam blog ini kita akan merenungkan konsep pertama yaitu memuliakan Allah. Ayo beri kemuliaan bagi Tuhan... plok plok plok plok Sering saya dengar pemim...

Kebahagiaan Itu Kapan?

Aku bahagia kalau... Banyak orang mencari kebahagiaan, termasuk yang nulis ini. Saya rasa, hampir setiap manusia ingin bahagia, terlepas dari budaya dan suku bangsanya. Banyak yang mencari kebahagiaan, tetapi sedikit yang berhasil mengartikan bahagia itu sendiri apa. Coba tanya 5 orang temanmu, mungkin definisi "bahagia" mereka berbeda- beda. Saya bahagia kalau apa ya? Makan coklatkah? Karena ada di iklan- iklan " You can't buy happiness, but you can buy chocholate, it is almost the same thing ." Tapi makan coklat banyak sekalipun, yang ada malah tenggorokan gatal dan batuk.  Saya bahagia kalau apa ya?  Liburan yang terbaikkah? Dapat promosi gaji berkali lipat? Makan makanan terenak di dunia? Terkadang, kalau kita belum bisa mendefinisikan bahagia itu, susah untuk  menemukan kebahagiaan itu. Bahagia itu sekarang Usaha mendefinisikan kebahagiaan seseorang akan berujung gagal kalau dia membiarkan faktor luar menjelaskan arti itu sendiri. Denga...

Ibadah yang Sejati Vs. Palsu

Dapat kiriman WA tentang gereja palsu... Ketika membuka WA tersebut, penulis beranggapan gereja palsu adalah gereja yang dokrinnya salah, atau dia mungkin sudah tidak bertuhankan Allah tritunggal, atau mungkin mengijinkan praktik dosa dilakukan di gereja tersebut. Tetapi yang lebih difokuskan adalah praktik- praktik lahiriah dari gereja itu, lokasi dimana gereja itu berada, dan juga liturgi dari gereja yang dipermasalahkan. Menurut penulis ini adalah sebuah pengamatan yang dangkal dan patut diduga terkesan tebang pilih. Sayang sekali sebetulnya kalau orang Kristen saling menyerang tubuh Kristus, walaupun penulis menangkap isi hati dari sang admin adalah baik.  Tidak usahlah kita gubris apa itu yang palsu (kalau benar itu palsu...), cukup kita ketahui kuasa dari ibadah yang sejati saja di blog kali ini ya. Haleluya!  Kuasa Dari Sebuah Ibadah Apa yang kita harapkan dari sebuah ibadah yang sejati? Banyak sebetulnya ayat yang mengajarkan tetang ibadah, tetapi dala...

Apa yang Yesus Lakukan Setelah Ia Bangkit?

The pic is not mine. Taken from Google image Yesus & Dua Murid ke Emaus Alkitab mencatat bahwa setelah Yesus bangkit, dia menampakkan diri kepada para murid selama 40 hari (KIS 1:3). Sebuah pertanyaan timbul, "kenapa Yesus sampai harus menunggu selama 40 hari sebelum dia terangkat ke surga?" Kemungkinan besar karena banyak murid-murid yang tergoncang imannya melihat Yesus disalib dan mati mengenaskan. Mereka berpikir bahwa Yesus adalah salah satu liberator yang gagal dalam membawa pembebasan bagi bangsa Israel. Nyatanya, apa yang Yesus lakukan jauh melebihi akal pikiran bangsa Israel saat itu. Yesus harus menyatakan diri-Nya untuk menguatkan iman para murid untuk kembali menyebarkan injil Kerajaan Allah ke seluruh penjuru dunia.  Di dalam 40 hari itu ada kisah menarik tentang dua orang murid yang berjalan ke arah Emaus (Lukas 24:13-35). Yesus menemani mereka berjalan, dan tertarik dengan apa yang mereka bicarakan.  Seorang murid, Cleopas berbicara dengan mu...

What Is Truth?

Apa Ada Kebenaran? Di jaman sekarang ini, banyak orang berbicara mengenai faham relativism. Apa itu? Tidak ada kebenaran yang absolut, semua serba relatif. "Apa yang saya anggap sebagai suatu kebenaran belum tentu dipandang sebagai kebenaran oleh orang lain". Akibatnya, manusia memegang kebenaran mereka sendiri sambil terus mencari segala sesuatunya.  Sebetulnya pertanyaan ini sudah ditanyakan sejak jaman Alkitab, bahkan ketika Pilatus mengadili Yesus, dia mempertanyakan hal ini juga. Di dalam Yohanes 18:37-38, Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku." Kata Pilatus kepada-Nya: "Apakah kebenaran itu?"  Kata kebenaran di sini menggunakan istilah Aletheia yang memiliki arti sederha...

The Law of Christ -- Bible Study Series

Picture is taken from Google image. Subject to copyright. Janganlah Engkau Gila Hormat Dalam post kali ini, saya akan melanjutkan pembahasan dari kitab Galatia, khususnya pasal 5:25 sampai ke pasal 6:3. Sejatinya, di dalam naskah teks kuno tidak ada ayat dan pasal. Teks dan pasal baru diberikan jauh beratus- ratus tahun setelahnya untuk memudahkan pembaca Alkitab. Saya ingin kita melihat konteks hukum Kristus dimulai dari pasal 5 untuk mencoba menemukan makna dari sisi yang lain.  Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.  Paulus ingin menekankan bahwa orang yang hidup oleh Roh tidak akan memiliki sifat- sifat gila hormat, menantang, dan saling mendengki. Kata gila hormat di sini menggunakan kata kenodoxo yang berarti   vain glory , sesuatu kekosongan atas status perlunya diakui dan diapresiasi secara berlebihan. Nah, dosa itu membuat kita in...

LIDAHMU HARIMAUMU !

Pic is not mine. Subject to copyright. Hidup dan mati dikuasai oleh lidah! Percaya atau tidak, Alkitab sudah menjelaskan bahwa berkat dan kutuk dikuasai oleh lidah. Statement di atas itu ada di Amsal 18:21 dan sepertinya kok menegangkan sekali ya. Sampai mati seseorang bisa dikuasai oleh lidah kita. Kalau saya pikir- pikir kembali, perkataan yang salah dapat memutuskan sebuah hubungan bisnis, sebuah pernikahan yang berjalan, dan panggilan hidup orang.  Ada beberapa ayat di Amsal yang bisa menjadi perenungan mengenai kuasa lidah ini: Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. (Amsal 15:4) Lihat perbandingannya, lidah yang membawa kebaikan itu seperti pohon kehidupan dan lidah yang jahat itu melukai hati. Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan. (Amsal 12:18)  Di ayat ini, perbandingan lidah yang baik dan jahat itu seperti tikaman pedang dan ada kuasa kesembuhan! Wow.. p...

Membangun Kerangka Berpikir

Semakin Rohani, Semakin Logis Pikirannya Anda setuju dengan statement di atas? Semakin rohani seseorang, maka pola berpikirnya semakin sehat dan semakin objektif perspektifnya. Dia tidak lagi diombang- ambing oleh isu di luar sana, karena memiliki kekuatan daya analisis dan pikiran yang sehat.  Pikirkan, Allah yang menciptakan tatanan tata surya dengan segala presisi dan efektivitasnya, membuktikan bahwa Dia adalah Allah yang logika sekali. Bumi kita ini kalau melenceng beberapa ratus kilometer saja sudah tidak bisa dihidupi lagi!  Anggapan bahwa semakin rohani, maka semakin tidak jelas pola berpikirnya, semakin "di awan- awan" adalah salah! Yesus mengajarkan di dalam Matius 6:25 bahwa hidup manusia lebih penting dari makanan, minuman, dan pakaian. Kata hidup dipakai kata psyche di dalam bahasa Yunaninya. Psyche memiliki beberapa arti yaitu nafas hidup manusia, dan juga Roh manusia. Roh ini diberikan ketika Allah menghembuskan nafas-Nya ke manusia, dan menaru...

Practical Atheism Vs. The Gospel - Bible Study Series

Ada  practical atheists  di dalam gereja sekarang ini.  Ya... mungkin anda bingung dengan judul di atas, karena bagaimana mungkin seorang atheist mau ke gereja dan pergi setiap Minggunya lagi. Saya ingin membedakan dulu dua golongan atheist menurut Ps. Daniel dalam kotbahnya kemarin, beliau membagi menjadi: Idelogy Atheism adalah kelompok orang secara keyakinan berkata Tuhan tidak ada. Mereka tidak merasa perlu berdoa, beragama, dan membaca Alkitab karena Tuhan secara eksistensi tidak ada. Golongan ini tidak mungkin ada di gereja karena mereka tidak merasa Tuhan itu ada.  Practical Atheism adalah kelompok orang yang mengakui Tuhan secara eksistensi tetapi dalam praktek kehidupannya, mereka tidak mengakui dan menghormati TUHAN. Hanya mengakui ideologi bahwa Tuhan itu ada, tetapi tidak sampai merubah dan merasuk roda kehidupan. Tuhan hanya di surga, dan saya di bumi mengusahakan hidup saya sendiri.  Golongan ke-2 inilah yang seringkali kita temui di ger...

Hadiah Terindah Dari Bapa

Bapa di Surga Juga Suka Kasih Kado loh.. Kesusahan manusia untuk membayangkan Bapa di Surga adalah keterbatasannya dalam memanusiakan suatu subjek yang ilahi dan merasakan dalam realitas fisik apa dan bagaimana Allah itu mengintervensi pengalaman sehari- hari.  Bahasanya berat amat ya...  Tapi intinya adalah, kita terkadang suka susah mengalami Tuhan karena Dia di sana dan kita di sini. Nah ini yang bahaya, begitu kita tidak merasakan dan mengalami Allah ini... teologi dan perjalanan hidup kekristenan kita akan hampa dan berasa kurang.  Kalau manusia mau belajar Alkitab, tidaklah susah untuk mengerti kalau Allah itu suka memberi. Ya benar... Dia suka memberi.  Yohanes 10:10 berkata, Tetapi Aku datang supaya manusia mendapat hidup-- hidup berlimpah- limpah [BIMK]. HIDUP ZOE    Tuh, Allah menyatakan diri-Nya sebagai pemberi yang sejati. Kata hidup di situ bukan hidup biasa seperti yang anda bayangkan: pergi ke kantor dengan kesal karen...

Apa Kita Tidak Boleh Menggerutu?

Picture is not mine. Taken from davidcannistraci.org Bangsa Israel Menggerutu. Allah Kirim Api. Di kitab Bilangan 11 kita membaca mengenai kisah bangsa Israel yang menggerutu mengenai ketidaknyamanan mereka di padang pasir, serta mereka teringat makanan yang mereka makan di tanah Mesir. Mereka menggerutu, bersungut- sungut, dan Tuhan marah. Tercatat di ayat 1, "menyalalah api Tuhan di antara mereka dan merajalela di tepi perkemahan." Rupaya Tuhan menganggap serius dosa menggerutu/ bersungut- sungut loh! Menggerutu pada dasarnya adalah sikap yang menyatakan ketidakpuasan manusia akan hidup. Pada Bilangan 11:4-6, kita membaca Siapakah yang akan memberi kita makan daging? Kita teringat kepada ikan yang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa- apa... Tetapi sekarang kita kurus kering... Bangsa Israel tidak puas dengan kondisi hidup mereka di padang gurun. Padahal oleh erangan mereka sendiri, TUHAN membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir. Menyatakan ketidakpua...

Mengubah Pola Pikir- Mengubah Hidup

Pikiranmu Dapat Merubah Tubuhmu Dulu para ilmuwan sebelum tahun 80an berpikir bahwa otak manusialah yang berakibat kepada pola pikirnya. Kalau otaknya rusak, pasti pola pikirnya rusak. Apalagi kalau organ tubuh kita yang satu ini sampai trauma atau cedera karena kecelakaan, dokter umumnya pesimistis dengan kondisi pikiran pasien tersebut. Padahal Alkitab mengatakan di dalam Roma 12:2 (saya ambil terjemahan NLT), But let God transform you into a new person by changing the way you think . Alkitab berkata bahwa dengan merubah pola pikir atau cara berpikir kita adalah sarana Tuhan untuk mentransformasi kehidupan kita. Saya membaca sebuah blog dari seorang neuroscience, Dr. Caroline Leaf, ( belajar lebih lanjut ), dan lewat studynya, dia membuktikan bahwa pola pikir dapat merubah ekspresi genetik seseorang dan pada akhirnya dapat berpengaruh kepada kesehatan orang itu sendiri. Intinya, Dr. Leaf, membuktikan dari hasil risetnya bahwa dengan merubah asupan kepada pikiran seseorang...

Bersukacita Dengan yang Bersukacita

Picture taken from kickvick.com.  Tentu setiap orang percaya ingin menjadi dewasa rohani dalam perjalanan hidupnya. Kekristenan sejati itu merubah hati dan perilaku kita juga. Nah, perilaku yang disebut dewasa rohani itu ada banyak contohnya, tetapi dalam post kali ini, kita akan membahas satu saja yang susah-susah gampang untuk dilakukan.  Firman Tuhan berkata di dalam Roma 12:15 mengatakan, Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis. Ini adalah nasihat yang diberikan oleh Paulus kepada jemaat di Roma untuk hidup sebagai seorang Kristen sejati. Mari kita renungkan sejenak, lebih mudah mana bersukacita dengan yang sedang gembira, atau bersedih dengan orang yang sedang berduka? Dugaan saya, kita lebih mudah bersimpatik dengan seseorang yang sedang bersedih. Bersukacita Untuk Kesuksesan Orang Lain Sebut saja anda dan kawan bisnis anda sama-sama memulai bisnis dari nol. Awal memulai sama-sama dalam derita dan suka duka ...

KEKERASAN HATI (1)

Apakah Anda Keras Hati? Hari ini kita akan belajar satu definisi baru mengenai kekerasan hati. Apa yang terlintas dalam pikiran anda ketika mendengar kata tersebut? Mungkin anda langsung membayangkan orang yang berwatak keras kepala atau seseorang yang tidak mau menerima Yesus sebagai Juruselamat Pribadinya. Hari ini, kita akan lihat perspektif baru dari Alkitab tentang hal ini.  Murid Yang Tidak Mengerti Saya mau kita melihat beberapa peristiwa yang mengarah kepada inti topik kita hari ini.  Di dalam Markus 6:35-44, Alkitab menjelaskan tentang mukjizat yang Yesus lakukan dengan memecah 5 roti dan 2 ikan untuk memberi makan 5,000 laki-laki. Kalau kita tambahkan dengan jumlah perempuan dan anak-anak yang dibawa, mungkin saja jumlahnya naik menjadi 7,000 lebih. Yesus melakukan mukjizat dengan menyisakan 12 bakul penuh dengan roti! Bayangkan kalau kita ada di peristiwa bersejarah itu, apa yang anda rasakan? Mungkin kita tercengang, takjub, serta tidak percaya dengan ap...

Hidup Kekristenan itu "Perjalanan", bukan "Jalan-jalan"

Apa Beda Perjalanan Dengan Jalan-Jalan? Perjalanan itu ada awal dan akhir; ada sebuah tujuan yang ingin dicapai. Jalan-jalan artinya kita tidak ada tujuan, lebih mengikuti arus saja. Dalam kehidupan kekristenan, kita harus mempunyai tujuan. Pertanyaannya, apakah kita mengerti tujuan dan berjalan ke arah itu apa tidak. Tujuan Yang Yesus Cari Tujuan yang Yesus cari dengan jalan mati di atas kayu salib bukan untuk saudara menjadi kaya secara materi saja, namun untuk membuat saudara menjadi semakin serupa dengan Dia. Apalah artinya saudara hidup makmur, tetapi hatinya begitu pelit? Yang diinginkan Tuhan adalah keserupaan karakter dengan Dia. Banyak orang mencari AKIBAT bukan TUJUAN. Kalau anda mencari tujuan Allah, akibat akan mengikuti. Saudara coba baca kisah Israel di padang gurun di dalam 1 Korintus 10:1-13. Di sini saudara akan menemukan bahwa Allah membawa Israel ke dalam suatu perjalanan rohani, bukan hanya sekedar jalan-jalan. Kalau saudara baca 1 Korintus 10, a...