Skip to main content

Posts

Showing posts with the label spiritual warfare

Perisai iman, Ketopong Keselamatan, dan Pedang Roh

“Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah” Efesus 6:16-17 Hari ini kita akan melanjutkan pembahasan firman megenai perlengkapan senjata Allah, dan ada 3 hal yang akan kita bahas: perisai iman, ketopong keselamatan, dan pedang Roh. Ketiga hal ini juga sama pentingnya untuk pertahanan dan juga perlawanan kita kepada Iblis. Ingat bahwa Paulus meminta kita untuk mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah, tidak hanya sebagian (ay.11). Ide dan sumber inspirasi artikel ini diambil dari buku The Invisible War: What Every Believer Needs to Know About Satan, Demons& Spiritual Warfare oleh Chip Ingram . Perisai Iman Perisai yang dipakai oleh tentara Romawi jaman itu bukan perisai berbentuk bulat dan kecil, tetapi perisai besar yang mungkin setinggi dada orang dewasa dan bisa dikaitkan sisinya ke perisai yang lain sehingga m...

Baju Zirah Keadilan

Perlindungan Maksimal Untuk Hatimu Baju zirah dipakai untuk melindungi organ vital seperti jantung, hati, paru-paru. Di dalam Efesus 6:14 kita juga diminta untuk mengenakan baju zirah keadilan. Kata keadilan di sini dipakai kata righteousness  atau bisa juga diartikan sebagai kebenaran. Kebenaran di sini mengandung beberapa arti, setidaknya ada 2 hal yang akan kita bahas di post kali ini. Kebenaran di sini memiliki arti kebenaran Kristus Bagaimana caranya kita yang berdosa memiliki kebenaran Kristus? Firman Tuhan jelas mengatakan bahwa setiap orang telah berbuat dosa, dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Rom. 3:23). Bahkan perbuatan baik kita tetap tidak mampu membenarkan dan menyucikan diri kita. Itulah alasan kenapa kematian dan kebangkitan Yesus begitu penting dalam iman kekristenan.  Harus kita pahami, Yesus mati untuk menanggung dosa-dosa kita sekali untuk selamanya (Rom. 6:10, Ibr. 10:10), dan Yesus dibangkitkan untuk kebenaran yang akan kita terima (Rom. 4:2...

Ikat PInggang Kebenaran

Kita memasuki perlengkapan senjata Allah yang telah dianugerahkan secara cuma- cuma kepada kita. Tinggal bagaimana imanmu meresponi ini semua. Salah satu yang paling awal disebut di dalam Efesus 6:14, Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan Kata ikat pinggang kebenaran ini memiliki makna seperti ikat pinggang yang dipakai tentara roma jaman dahulu untuk berperang. Mereka menggunakan sabuk untuk mengikatkan baju, jubah, dan selongsong pedang. Tanpa ikat pinggang ini, pedang tidak bisa menempel ke badan, dan jubah serta baju zirah akan kedodoran. Apa maksud kebenaran di sini? Kebenaran di sini bisa berarti kebenaran firman Tuhan yang ada di Alkitab . Yesus berkata di Yohanes 17:17,  Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Dunia jaman post-modern memberikan arti kebenaran yang serba relatif: apa yang benar menurutmu belum tentu benar menurut saya. Alkitab tidak seperti itu, apa yang Firman katakan itu adalah s...

Ketahuilah Strategi Musuh Menyerang

Waspada Dengan Strategi Musuh Kalau kita berperang, tentu akan sangat menguntungkan kalau kita tahu strategi musuh. Bagaimana tidak, ketika dia meluncurkan salah satu strateginya, kita bisa dengan sigap menangkis dan menyerang balik. Untuk itu, dalam blog kali ini kita akan melihat beberapa strategi musuh dari Alkitab. Kolose 2:8, " hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun- temurun dan roh- roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. "  Dari sini kita bisa melihat kalau ternyata Iblis juga menyerang menggunakan filsafat dari dunia yang melawan pemikiran Alkitab . Apa contohnya? Bahwa manusia sekarang diciptakan lebih dari 2 gender. Bahkan orientasi seksual tidak lagi heterosexual, tetapi homosexualpun harus diterima. Itu adalah filsafat- filsafat yang harus diperhatikan. 1 Korintus 10:20, " Bukan! Apa yang kumaksudkan dengan perkataan itu? Bahwa persembahan mereka adalah persembahan kepada roh-...

Our battle is to stand our ground!

Picture is not mine. Taken from Google image. Be Strong In The Lord Sebelum kita membahas mengenai perlengkapan senjata Allah, ternyata Paulus membahas mengenai pentingnya berdiri teguh setelah mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah. Di dalam Efesus 6 malah tidak ditemukan kata- kata seperti "menyerang ke benteng musuh" atau "maju ke garis depan peperangan". Orang percaya yang telah mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah diminta untuk berdiri teguh dan bertahan! Seakan- akan, penyerangan kita dilakukan dengan cara defensif.  Saya akan mengutip dari Alkitab bahasa Inggris NIV, karena kosa kata yang digunakan lebih jelas ketimbang dengan bahasan Indonesia. Di dalam Efesus 6:0-11 dijelaskan, Finally, be strong in the Lord  and in his mighty power.  Put on the full armor of God,  so that you can take your stand against the devil’s schemes Kenapa kita diminta untuk kuat di dalam Tuhan? Karena bukan dengan kekuatan kita sendiri menghadap...

Perang yang Tak Terlihat

Picture is not mine. Taken from Google image. Ada alam yang tidak kelihatan! Dalam dunia modern seperti sekarang ini, susah untuk orang percaya sesuatu yang tidak kelihatan. Ilmu empiris berkata bahwa segala sesuatu harus bisa dibuktikan, diukur, dilihat, dirasa oleh pancaindera. Tetapi kita sebagai orang percaya tahu betul bahwa alam yang tidak kelihatan itu sama nyatanya dengan yang terlihat. Alkitab banyak berbicara mengenai alam yang tidak terlihat itu. Ada 2 kisah di Perjanjian Lama yang akan kita lihat tentang hal ini. Satu kisah mengenai Nabi Elisa dan bujangnya, dan kedua kisah tentang penglihatan Daniel di pinggir sungai Tigris.  Bukakan Mata Rohani Dia Tuhan! Nabi Elisa dan bujangnya dikepung oleh raja negeri Aram karena secara ajaib Elisa membocorkan strateginya kepada raja Israel (2 Raja- raja 6:1-18). Elisa dan bujangnya tengah berada di kota Dotan, ketika raja negeri Aram mengirim sejumlah besar pasukan ingin menangkap Elisa. Begitu mereka bangun pada p...